“Orang harus mendobrak dan mematahkan batas-batas pemikiran untuk menyaksikan kekuatan cinta yang tertinggi, dan untuk mencerap kebesaran Allah Tercinta”

Mari Kemari, datang… Datanglah Mari Kemari Datanglah
Siapa Pun Dirimu. Pengelana, Peragu, dan Pecinta
Mari… Kemari Datanglah Tak Penting Kau Percaya atau
Tidak… Mari, kemari … Datanglah Kami Bukanlah Caravan
Yang Patah Hati… Atau Pintu-Pin tu dari Keputus- asaan,
Mari Kemari Datanglah… Meski Kau Telah Jatuh Ribuan
Kali, Meski Kau Telah Patahkan Ribuan Janji, Mari
Kemari… Datang. . . Datanglah Sekali Lagi…

( Mawlana Jalaludin Rumi )