By,Quen AZa….020910

Apalah artinya jika nanti semua terbayarkan dengan hanya tangan yang saling berjabat antara engkau dengan dia,pabila disini, disisi lain ruang jiwa kemanusianku.masih ada kudengar erangan saudaraku yang rela mencuci kemaluan mereka dengan air bekas tinja  mereka.

Seperti malam ini…sama seperti kemarin malam dan mungkin entah untuk malam-malam keberikutnya, aku khan merasa sama ,terngilukan oleh kata dan kalimat yang kuterima dari bisikan anak jalanan yang kutemui sore ini… sembari tangan nya menengadah namun pandanganz liar mencari “Sesuatu yang hilang ‘di hadapannya…

Terenggut oleh tangan bapak ketiadaan dan ibu yang bernama kemiskinan….

Cukupkan sudah semua ini ,aku memang tak pantas tuk berharap banyak dari mu…toh hati yang menjadi duniamu terlalu pongah menerima “pengaharapan akan hidup yang lebih baik “ untuk pemikiran ku yang tengah bergeliat bersama keinginanku tuk belajar dan belajar,,,akan makna

“Hidup untuk Hidupku”