hutan n rimba dalam lembah kehidupanku kini ,terbakar lagi… tangan yg seenaknya membuang putung rokok ,,tanpa peduli akan daun-daun kering masa laluku yg siap terbakar ….
dengan apa,aku harus memadamkannya kembali…tlah banyak air mata,hujan keiklasan dan bahkan air wudhu ku menjadi tayamum dari debu keputus asaan..
biarkan sejenak..aku tak mau ini semakin meluas dan melebar …biarkan perlahan…kankucari pejalan yang mau membrikan setitik air kehidupan buat memadakan api yang kau percikan….